Tampilkan postingan dengan label unique picture. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unique picture. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 November 2015

#ExploreSurabaya Museum BI (Bank Indonesia)

*usap sarang laba-laba diblog*
halo teman-teman, akhirnya aku muncul lagi. Yaa alhamdulillah hampir 7 bulan ngilang dari blog karena ngga nyempetin waktu buat mbuka, sempet lupa password juga, dan segudang alasan lainnya tapi akhirnya hari ini mood ngeblog lagi tinggi setinggi gunung semeru *apasih*.

Gimana kabar kalian? Alhamdulillah, aku baik bahkan sangat baik. Segudang aktivitas sudah aku jalani *ceilah, sok sibuk* dan syukurlah kesehatan masih fit cuman kemarin sempet kena muntaber hiks hiks.

Well, semenjak ada kekasih, hobi jalan-jalan untuk mengeksplor tempat-tempat baru makin meningkat karena dia juga seneng jalan-jalan (+ makan). Semenjak ada dia juga, berat badanku naik karena aku ketularan seneng makan, diajak wisata kuliner kesana kemari. Kayaknya emang bener yaa kalau "love is growing fat together" dan "tingkat kebahagiaan itu sebanding sama berat badan". ulalaaaaa hahahaha

Salah satu tempat yang pernah kita kunjungi adalah museum BI (Bank Indonesia) atau biasa dikenal sebagai Museum De Javasche Bank. Aku dapet rekomendasi tempat ini dari adik yang udah duluan ngunjungi tempat ini.

Pintu masuk museum
Museum ini terletak di jalan Garuda no. 1, deket banget sama jembatan merah plaza (JMP) dan museum house of sampoerna yang juga udah pernah aku ceritain disini. Didalam museum ini, kalian bisa dapet banyak ilmu pengetahuan baru seputar sejarah perbankan di Indonesia, mesin-mesin yang berhubungan dengan uang, galeri dokumentasi bank Indonesia, dll dengan tarif masuk Rp. 0. Keren kan? Gratis plus nambah wawasan baru. Yuk cusss kesini teman-teman!!!!

Galeri dokumentasi bank Indonesia yang dipajang dengan rapi
Mesin uang

mesin untuk memusnahkan uang
Etalase uang rupiah mulai dari zaman dahulu kala
Anak TK mau mbuka brankas wkwkwk


Museum BI ini sendiri terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama yaa kurang lebih gambarannya foto-foto diatas. Dilantai satu ini ada beberapa sekat ruangan dengan pintu yang sangat tebal. Nuansa dari museum ini sangat kental dengan gedung zaman dahulu. Walaupun gitu, gedung museum ini bener-bener keliatan masih bagus, terawat, dan bersih jadi nyaman banget buat dikunjungi. Dilantai satu ini juga ada semacam lorong berbentuk U. Tepat ditengah lorong tersebut, ada semacam pintu brankas yaa mungkin dulu dibuat nyimpen duit, mungkin loh yaa hehe

Dilantai dua, ada semacam ruangan yang cukup luas tanpa sekat mirip kayak aula gitu dengan arsitektur yang indah. Selain itu, ada juga kayak ruang tamu sama sekat-sekat loket yang entah dulu buat apa. Sedangkan dilantai tiga, cuma ada ruangan yang tepat dibawah atap, kata bapak penjaga museum tersebut, ruang ini biasanya dibuat mahasiswa ITS buat melihat struktur bangunan dari museum ini.

Aula lantai dua
Menurutku pribadi sih, museum ini udah good enough lah yaa dan lumayan buat ngisi waktu luang dan nambah wawasan terutama tentang perbankan. Tata letak koleksi museum juga udah cukup bagus. Buat kalian yang di Surabaya dan buntu bingung mau kemana lagi, yuk cuss ke museum ini!!!!

Cukup sekian dulu. Sampai jumpa di #ExploreSurabaya berikutnya. Thanks for reading. Have a nice day  ♥♥♥♥

Selasa, 12 Agustus 2014

Jelajah Kota Surabaya (3). Ecowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya bersama HiLo Green Surabaya dan HiLo Green Ambassador

Selamat malam, teman-teman blogger. Jangan bosen baca tulisanku yaa hehe. Kebetulan hari Sabtu, 09 Agustus 2014 kemarin aku ikutan acaranya HiLo Green Community (HGC) cabang Surabaya yang bertajuk "Peduli Mangrove, Peduli Surabaya". Kebetulan aku tahu acara ini karena diajakin temen dan aku langsung bilang 'iya' soalnya mumpung liburan kuliah dan gabut dirumah. Alangkah lebih baik kalau diisi dengan kegiatan positif kayak gini nih.

Sumber: @HiLoSBY
Oh iya, sekedar sharing, temenku yang ngajakin namanya Andina. Hampir mirip lah yaa sama namaku dan uniknya, we are scolioser! Tapi, Andina sudah terdeteksi mengidap skoliosis sejak sekolah dasar sedangkan aku baru sadar waktu SMP. Awal pertemuan kita juga karena kita sama-sama bergabung di grup MSI (Masyarakat Skoliosis Indonesia) dan kemudian persahabatan kita terus berlanjut karena ternyata banyak temen baikku yang ternyata juga temen baiknya Andina. Betapa dunia begitu sempit, kawan.

Andina dan Adina.
Pamer dikit yaa, itu kerudungku hasil desain sendiri haha
Berangkat pagi-pagi dan sempat terjadi kecelakaan. Sekedar cerita bentar yaa, motor depannya Andina ngerem mendadak dan akhirnya terjadi tabrakan. Andina jatuh dari motornya dan aku yang waktu itu tepat berada dibelakang motornya Andina untugnya masih sempat ngerem dengan sangat mendadak. Tapi, Andina tetap semangat buat melanjutkan menuju tempat acara walaupun tangan dan kakinya sedikit beset-beset.

Sampai disana, ternyata aku dan partisipan lain bakal menanam mangrove bukan didaerah tempat wisatanya tetapi agak menjorok kedalem lagi gitu, dan itu bikin aku makin excited hihihi.

Source: @HiLoSBY
Nah, yang berdiri ditengah itulah HiLo Green Ambassador 2013
And we are ready to plant the mangroves. yey!!!!


Sebelum menanam mangrove, kita di briefing gimana cara menanam mangrove yang bener, dijelasin sekilas tentang mangrove, entah itu habitatnya, fungsinya, manfaatnya untuk lingkungan, pengobatan, dll. Positif banget kan acara ini?

Ini sekilas tentang mangrove yang aku tangkep kemarin. Jadi, mangrove itu komunitas tumbuhan yang hidup didaerah pasang surut dan garis pantai. Mangrove ini ada banyak jenisnya loh tapi yang kemarin aku tanem itu jenis bakau (Rhizopora mucronata) yang nanti kalau tumbuh besar bakal gagah banget dan akarnya muncul diatas air. Manfaat hutan mangrove sendiri itu ngga sedikit, kawan. Bisa jadi tempat berlindungnya ikan, bisa jadi tempat persinggahan burung. Kemarin, bapak ahli lingkungan yang menjelaskan bilang gini, "Berdasarkan catatan, hutan mangrove di Wonorejo ini pernah menjadi tempat persinggahan 148 spesies burung dan jumlah itu masih mungkin terus bertambah." Keren ngga? keren banget yaa. Surabaya punya! Dan yang ngga kalah keren, ada bagian tertentu pada mangrove yang bisa bermanfaat untuk alat kontrasepsi, pewarna alami, dan masih banyak lagi manfaat yang lainnya. Subhanallah yaaa

Semoga mangrove yang kita tanem berhasil tumbuh besar yaa. Amin
Selesai menanam mangrove, acara selanjutnya yang ngga kalah asyik adalah menyusuri sungai dengan perahu kecil dan mbersihin sampah. Peduli lingkungan itu ngga boleh jijikan, kalau bukan dari diri sendiri yang memulai, mau nunggu siapa? mau nyalahin pemerintah? Hai, say something is much easier than do something. So, let's take action, guys!

Oh iya, naik perahunya ngga langsung ke TKP buat bersih sampah tapi kita dibawa menyusuri sungai yang cukup panjang sampai menembus laut lepas. Agak takut sih (kapan aku ngga bilang takut ya? lol) tapi serius, ini seru abis.  Selama diperjalanan itu, kita disuguhi pemandangan yang bener-bener bikin terperangah takjub walaupun ada beberapa keadaan juga yang bikin cukup miris sih. Let's photos talk then.

Find me? hehehe
Ini nih salah satu yang bikin aku agak miris.
Air sungainya keruh coklat. Kapan yaa sungai di Indonesia jernih
kayak tanyangan tv yang diluar negeri itu? hehehe
Semoga segera yaa. Amin
Sungai wonorejo dan deretan pohon mangrove.
Greget keindahannya bakal lebih kerasa kalau ngunjungi langung.
Percaya aku deh :)
Like a gate to the sea. Menuju laut lepas. Subhanallah
Sambil merasakan angin yang sepoi-sepoi ternyata aku melihat
sekelompok burung yang sedang singgah dipucuk pohon.
Memang aku kurang beruntung karena ngga bisa dapet momen
ngeliat monyet tapi gapapa lah yaa.



Dirasa cukup mengarungi lautan haha, nahkoda akhirnya memutar balik perahu dan baru deh kita menuju TKP buat bersih-bersih. Terus terang aja, ini pengalamanku pertama kalinya ke Ecowisata mangrove walaupun sebenarnya jarak rumahku cukup dekat. Pengalaman pertama dan langsung terjun menanam mangrove sekaligus bersih-bersih sampah, what a great experience that definitely unforgetable.

Pak Tohir
Sharing sedikit yaaa. Rasanya pantas bapak ini dapet penghargaan. Bapak difoto itu namanya Pak Tohir. Bapak itulah pengemudi perahu yang aku tumpangi. Aku sempet ngobrol beberapa hal karena memang aku agak SKSD kali yaa hehe. Pak Tohir bener-bener baiiikkkk dan tulus banget. Aku sempet mengeluh pusing dan agak mual waktu perahunya berhenti dan goyang-goyang gitu dan Pak Tohir dengan kebaikannya ngasih aku minuman berenergi (en*rg*n). Waktu temen-temen satu perahu ngga ada yang berani turun langsung ke air karena mulai pasang dan takut tenggelam, Pak Tohir dengan ikhlasnya turun dan ngambilin sampah buat diarahin ke perahu dan baru deh kita yang ngangkat sampahnya ke atas perahu dan ditaruh di karung sampah. Salut, pak. Semoga rezekinya Pak Tohir dilancarkan sama Allah yaa. Udah jarang banget menemukan orang seperti beliau.

Source: @HiLoSBY
HiLo green ambassador 2013 ikut berpartisipasi turun langsung ke sungai
Random photo
Bersihin sampah udah selesei, kita kembali ke daratan, cuci tangan dan kaki, dapet makan, sharing sejenak tentang HiLo green community dan HiLo green ambassador dan acarapun diakhiri.

Well, acara ini bener-bener positif dan ngasih aku banyak manfaat. Bener-bener ngga ngerasa rugi ikutan Peduli Mangrove, Peduli Surabaya. Super!


Sepulang dari acara ini, aku sama Andina ngga langsung pulang karena kita mampir ditempat wisata ecowisata Mangrove, Wonorejo, Surabaya. Penasaran sama keadaan didalemnya apalagi kata orang-orang tempat ini sering dijadikan spot untuk pemotretan pre-wedding dan pemotretan yang lain. And, here is the story.

Pembibitan benih mangrove
Diawal, aku mengira kalau tempat wisata ini ada tarifnya tapi ternyata GRATIS! Keren kan? Surabaya punya! hehehe

Tampak depan ecowisata mangrove



Sekarang, jembatan kayunya sudah jauh lebih baik. Beberapa saat yang lalu, aku lihat foto temen-temen yang foto disini, keadaan jembatannya hanya berupa pijakan kayu gitu tanpa ada pegangannya tapi sekarang alhamdulillah pembangunannya makin menuju ke arah yang positif. Alhamdulillah yaaa

Forget your problems and let's jump!
***
Aku kasih ulasan dikit yaa tentang ecowisata mangrove, Wonorejo, Surabaya. Menurutku, tempat ini cukup bagus ditambah lagi ada kemajuan ke arah positif dalam pembangunannya, kemarin juga aku ngelihat beberapa tukang bangunan sedang membangun sesuatu.

Namun sayangnya, jalan menuju tempat ini masih bergeronjal, tempat parkirnya juga masih kurang tanaman jadi bikin pantat waktu perjalanan pulang lumayan kepanasan hahaha. Tapi, aku percaya tempat ini akan jauh lebih baik kedepan. Pembangunan itu kan proses jadi pasti butuh waktu untuk membuat tempat wisata ini menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Selama perjalanan menyusuri jembatan kayu itu, kita ngga cuma jalan gitu aja, karena ada pigora-pigora penjelasan tentang mangrove dan jenis-jenis hewan yang bisa kita temukan didalam area ini.

Last but not least, semoga tempat ecowisata mangrove ini semakin baik kedepannya dan tidak disalahgunakan menjadi tempat pacaran yang "ngga" sehat. Amin

Sekian jelajah kota Surabaya part 3. Sampai jumpa pada jelajah kota Surabaya part 4. Ada ide aku harus kemana? hehehe

Thanks for reading.
Tetap semangat!
Good night ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Senin, 05 Mei 2014

Parade Bunga dan Budaya 2014 Menyambut HUT Kota Surabaya ke 721

Good morning. Clock shows 1.58 AM!
Walaupun nanti pagi kuliah full jam 7 pagi sampai 3 sore dengan jadwal 6 jam praktikum sekaligus ada ujian, pre-test praktikum baru, dan post-test praktikum minggu lalu, tapi biarlah jemariku menari sejenak untuk menceritakan pengalaman mbolangku tadi siang.

Bulan Mei itu bisa dibilang bulannya Kota Surabaya. Selama sebulan penuh, banyak agenda menarik yang sudah disiapkan untuk memperingati HUT Kota Surabaya. Agenda awal yang aku nikmati pertama kali sepanjang 18 tahun aku hidup disini adalah parade bunga dan budaya.

Parade bunga dan budaya ini diikuti oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Pesertanya ada yang dari sekolah, perusahaan, instansi pemerintahan, masyarakat umum, dll. Acara ini juga menampilkan budaya-budaya baik budaya asli Surabaya maupun budaya dari luar Jawa, seperti Tapanuli, Maluku, dll. Bahkan ada juga budaya dari luar negeri. Itu artinya, masyarakat di Surabaya itu memang heterogen, ngga cuma suku Jawa aja, dan hebatnya kita sebagai warga Surabaya bisa hidup berdampingan satu sama lain tanpa pernah ada perpecahan, pertentangan, maupun diskriminasi. Kita semua sama!

Aku ngeliat acara ini sama temenku namanya Tentri. Walaupun kita sempat kehujanan dan mengundurkan niat untuk latihan skill lab sebagai bahan ujian besok, tapi hitung-hitung parade bunga dan budaya ini sebagai refreshing otak setelah dua minggu kemarin kita UTS.

Then, biarkan foto berbicara.

Drum Band

Ini salah satu peserta yang dari sekolah. SMAK St. Louis Surabaya
Ini dari PDAM.
Desain kendaraannya khas PDAM banget,
ada pancurannya
Gudang Garam

Ini salah satu peserta dari masyarakat umum.
Mereka dari kampung nelayan daerah bulak.
Ada drum bandnya juga tapi ngga kefoto. Kampung yang kompak ya :)

Ada bulenya juga
Jadi ngga cuma warga asli Surabaya aja yang berpartisipasi
Pasar Atum Mall. Mall-pun juga bisa ikutan
Replika jembatan Suramadu by Telkomsel
What a cute teddy bear! Ini paling favoritku. Peserta dari Galaxy mall.
Ini model yang ada dikendaraan galaxy mall.
Suka banget sama gaunnya,
sayangnya modelnya ngga liat ke arah kameraku



Kendaraan hias di parade bunga dan budaya ini ngga melulu bentuknya kayak kereta. Ada juga yang membentuk kapal atau perahu, kayak gini nih


Ada peserta yang mahasiswa juga, kayak ini dari ITS.
Aku juga lihat dari IAIN, STIE Perbanas, Univ. PGRI Adi Buana, dll.
Parade bunga dan budaya ini ngga melulu tentang kendaraan hias aja looh. Ada juga pakaian-pakaian unik yang aku juga ngga habis pikir gimana cara memakainya, dan apa ngga panas? hehehe




ini foto favorit
Di parade bunga dan budaya ini, ada beberapa komunitas unik, seperti komunitas sepeda kuno.


Motor tahun berapa ya ini?
Terakhir, parade bunga dan budaya ini ditutup dengan atraksi reog ponorogo. Seru sekali walaupun sedikit menakutkan.



Tunjukkan ekspresimu. Hati-hati ya deeek
Ngga pernah liat reog sebanyak ini. Menakutkankannya berlipat ganda.
Selama menikmati acara ini, aku berdiri didekat Bu Risma (Walikota Surabaya tercinta), tapi sayangnya aku belum berhasil foto bersama beliau. Mungkin dilain kesempatan, amiin. Tapi, setidaknya, ini bukan pertama kali aku bertemu beliau, beliau sering ke sekolahku (SMAN 2 Surabaya) saat aku masih disana dan aku sudah pernah berjabat tangan bersama beliau. Alhamdulillah


Walikota Surabaya tercinta

Cukup sekian dulu. Semoga aku bisa ngikuti agenda HUT Kota Surabaya yang lain walaupun tugas kuliah numpuk hehehe. Parade bunga dan budaya ini bagus sih, bagus banget malah. Cuman terlalu banyak orang yang lalu-lalang, sehingga untuk memotret itu sering gagal karena ketutupan. Last but not least, narsis satu kali aja. hehehe

Dihadapan kendaraan hias dari citraland.
Abaikan pipi yang semakin nyempluk
Clock shows 2.46 AM
Good morning
Tetap semangat
Thanks for reading
Semoga bisa bangun pagi dan agenda esok hari lancar semua. Amin
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥