Salah satu list tugas sebelum UKK kemaren adalah menggambar stilasi ikon Surabaya dan membuatnya menjadi motif batik Surabaya. get it?
Gini nih, menstilasi ikon Surabaya artinya itu ikon Surabaya (contohnya sura, baya, semanggi, kecambah, Tugu Pahlawan, Suramadu, dll) dibuat sedemikian rupa sehingga gambarnya itu nggak kayak aslinya tapi tanpa merubah bentuk aslinya. gitu deh kalo aku ga salah menerjemahkan. Biar nggak bingung, nih aku kasih contoh stilasi.
Stilasi Gajah.
image taken from google.
Nah, begitu tuh yang namanya stilasi. Waktu itu, aku memutuskan untuk menstilasi ikan Sura. Tugas stilasi sendiri ketentuannya kita disuruh menstilasi dengan objek yang sama sebanyak 3x dengan motif yang berbeda. Setelah distilasi, hasil stilasi tersebut dijadikan untuk membuat motif batik Surabaya.
Karena deadline mepet, jadinya belum sempet memfoto hasil stilasiku (terus ngapain cerita? lol).
Tapi tenang, yang motif batik Surabaya, masih sempet diabadikan kok :D
Ehmm, mungkin kalian selama ini tahu batik itu batik dari Jawa Tengah, Madura, dll karena motif batik Surabaya belum terlalu ada baunya, makanya tugas ini cukup membuat kepala muter-muter (?) :D *ini lebay sekali*
Ketentuan motif batik Surabaya dari gurunya adalah : harus mencerminkan lambang-lambang yang ada di Kota Surabaya, yaa contohnya Ikan Sura, Buaya, Suramadu, Tugu Pahlawan, Lontong Kupang, Semanggi Surabaya, dll.
Daaaaaaaaan seminggu mencari inspirasi inilah hasil karya saya.
jeng jeng jeeeeeeengggggg *haha :D*
motif batik Surabaya belum diwarnai.
ikan sura sama buaya-nya itu hasil stilasi.
Nggambar batik itu menghabiskan waktu seminggu, nunggu mood, bagi waktu dengan tumpukan tugas yang lain, daaan yang bikin lama itu menebali dengan spidol setiap detail gambar yang ada satu persatu.
Daaaaan ini dia motif batik Surabaya designed by myself *ceilah, sok gaya, lol* sesudah diwarnai.
taraaaaaaaa :') *kenapa emotnya terharu, lol*
Yap, begitulah kurang lebih motif batik Surabaya yang berhasil saya gambar dengan kepala muter muter *opose*
Dan sekarang, marilah kita men'zoom' tiap bagian objek batik hasil karya seorang ABG labil tersebut :D wkwkwkwk
ini ikan sura yang sudah distilasi.
buaya yang juga sudah distilasi dan lebih mirip cicak, lol :D
Ikan Sura aslinya itu ikan hiu. Dulu, dilautan sering terjadi pertarungan antara Sura dan Baya (buaya) yang merebutkan makanan. Nama "Surabaya" sendiri selalu dikait-kaitkan dengan
peristiwa ini. Lewat peristiwa ini juga, dibuatlah lambang kotamadya Surabaya....
lambang kota Surabaya. tugu ditengah itu namanya tugu pahlawan.
taken from google.
ini dia perpaduan Sura dan Baya. backgroundnya aku kasih warna biru untuk melambangkan warna laut. kemudian dikelilingi tali yang membentuk huruf S. yes, S is for Surabaya.
lanjut! ngezoom objek berikutnya....
gambar di pojok tiap kertas itu cuma buat pelengkap aja. terus kalo bulet bulet yang memenuhi kertas itu anggap saja lontong walaupun sangat maksa. gambar bulet-bulet itu sendiri tercipta karena kebuntuan, bingung kira-kira gambar apalagi yang bisa dibuat untuk memenuhi kertas gambar. hehe :D
daun yang terbentuk dari 3 waru itulah yang namanya daun semanggi. semanggi identik dengan Surabaya karena daun semanggi bisa dibuat makanan dengan menambahkan saus kacang dan itu khas dari Surabaya :)
ini bentuk asli daun semanggi.
image taken from google.
ini dia pecel semanggi. salah satu makanan khas Suarabaya.
image taken from google.
daaan sekian penjelasan zoom dari gambar batikku. haha :D
namun, sejenak, biarkanlah saya narsis dulu.
"ini batiknya boleh juga difoto. ada yang bawa kamera? mana Adina Risdayanti?"-- guru seni.
Dengan Pak Bambang, salah satu guru seni disekolahku.











